Palembang, 30–31 Oktober 2025 — SMP Negeri 5 Palembang menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) dengan tema “Guru Kreatif, Siswa Aktif: Penerapan Inkuiri Kolaboratif dan Asesmen untuk Pembelajaran Mendalam”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Kamis, 30 Oktober 2025 hingga Jumat, 31 Oktober 2025, bertempat di Lab Komputer SMP Negeri 5 Palembang.
Kegiatan BIMTEK ini menghadirkan narasumber Ibu Disti Marlini, S.Pd., M.Si dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Selatan, yang memberikan materi tentang pentingnya inovasi pembelajaran berbasis inkuiri kolaboratif serta penerapan asesmen untuk pembelajaran mendalam.
Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Husrin Samiun, S.Pd., MM, selaku Pengawas Pembina SMP Negeri 5 Palembang, yang juga menyampaikan sambutan sekaligus arahan kepada para peserta. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21 yang menuntut kreativitas dan kolaborasi aktif antara guru dan siswa.
Turut hadir pula Kepala SMP Negeri 5 Palembang, Ibu Nursiah Lelawati, M.Pd, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan BIMTEK ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan profesionalisme guru agar mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Selain diikuti oleh seluruh dewan guru SMP Negeri 5 Palembang, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari SMA Negeri 12 Palembang dan SD Negeri 144 Palembang. Antusiasme peserta terlihat dari semangat dan partisipasi aktif dalam setiap sesi kegiatan, mulai dari pemaparan materi hingga diskusi kelompok dan praktik penyusunan asesmen.
Melalui kegiatan BIMTEK ini, para guru memperoleh pemahaman mendalam mengenai penerapan model pembelajaran inkuiri kolaboratif, serta kemampuan dalam merancang asesmen alternatif yang berorientasi pada proses dan hasil belajar siswa secara menyeluruh. Harapannya, hasil dari kegiatan ini dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas sehingga tercipta pembelajaran yang lebih bermakna, partisipatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa.